Rabu, 20 Mei 2009

Hercules Jatuh di Magetan Angkut 112 Orang

Surabaya, (ANTARA News) - Pesawat Hercules milik TNI AU yang jatuh di Desa Keras, Kabupaten Magetan, Rabu pukul 06.00 WIB, dan menyebabkan satu orang warga setempat tewas, dilaporkan mengangkut 112 orang.

"Pesawat yang dikemudikan Pangkosek, Marsekal Pertama Harsono, dari angkatan 1983 itu berpenumpang 98 orang dan 14 kru," kata Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suwarno, S.IP., M.Sc.

Di sela-sela upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-101 di gedung Negara Grahadi, Surabaya, Pangdam Brawijaya yang mengaku akan segera berangkat ke lokasi kejadian di Magetan itu menegaskan, bahwa kejadian itu membuat empat rumah warga rusak berat.

"Saya baru dapat memastikan satu tewas dan 10 orang selamat, sedangkan yang lain masih dicek," katanya.

Informasi dari warga setempat menyebutkan korban tewas sudah mencapai puluhan orang.

Menurut Pangdam Brawijaya, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah untuk melakukan pengamanan lokasi dan evakuasi korban ke rumah sakit terdekat.

"Saya juga sudah meminta Panglima Divisi-2 Kostrad di Singosari, Kabuparen Malang untuk mengerahkan Batalion 501 dan Batalion Armed 12 yang berkedudukan di Madiun untuk memberikan pertolongan, termasuk menyiapkan rumah sakit terdekat," katanya.

Ia mengatakan pesawat Hercules milik TNI AU itu merupakan penerbangan rutin dari bandara internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta dengan tujuan akhir di Biak, Jayapura.

"Itu penerbangan biasa yang rutin dilakukan TNI AU dari Jakarta ke Biak dengan beberapa etape, misalnya turun di Madiun, Makassar, atau dimana saja yang diperlukan," katanya.

Ditanya penyebab kejadian, ia mengatakan hal itu belum diketahui. "Informasi awal yang saya terima, pesawat itu belum sempat mendarat," katanya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jatim DR HM Soekarwo SH MHum menyampaikan bela sungkawa atas kejadian itu.

"Pemprov dan jajaran TNI/Polri di Jatim ikut berbela sungkawa atas terjadinya kecelakaan itu, semoga hal serupa tidak terjadi lagi. Kami mendoakan korban yang meninggal diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan tetap tabah," katanya.(*)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar