Kamis, 21 Mei 2009

Guru Pedalaman Papua Korban Hercules

21/05/09 19:28

Bekasi (ANTARA News) - Eva Yuliandari (27) guru SMA 1 Cikarang, Kabupaten Bekasi, yang menjadi korban jatuhnya pesawat Hercules C-130 bernomor A-1325, dikenal punya jiwa sosial tinggi dan gemar bepergian untuk membantu korban bencana.

Kakak korban, Trika Verawati (29), di rumah duka jalan Cendrawasih III RT 04/RW 02 Kelurahan Kayuringin kecamatan Bekasi Selatan kota Bekasi, Kamis mengatakan, kepergian adiknya dengan pesawat Hercules ke Wamena Papua adalah untuk mengajar menjahit dan menganyam kepada warga pedalaman di kampung Muslim Papua.

Eva yang pernah menjadi guru di pedalaman Papua selama dua tahun dan baru dua bulan terakhir diangkat sebagai PNS di kabupaten Bekasi, berangkat ke Papua dengan membawa pakaian seragam dan buku paket.

"Eva merasa betah di Papua ketimbang di Bekasi, karena di sana masyarakat lebih menghargai profesi guru. Biasanya kedatangan Eva ke Papua selalu disambut penduduk setempat," ujar Trika.

Di kota Bekasi, Eva mendirikan pendidikan anak usia dini (PAUD) Cendrawasih yang memiliki 30 siswa dari kalangan tidak mampu dan belajar dalam dua shift yaitu pagi dan siang.

"Pendidikan yang diberikan Eva tidak dipungut bayaran sama sekali dan buku-buku diperoleh dari Kwitang Jakarta. Eva juga menerima sumbangan buku-buku dari warga sekitar," ujarnya.

Eva sebelumnya ke Papua dalam rangka melaksanakan KKN sebagai mahasiswa universitas negeri Jakarta jurusan akuntansi dan setelah itu ia betah dengan suasana di Papua dan tetap tinggal menjadi relawan.

Eva menegaskan, masyarakat Papua tidak pantas pakai koteka dan berkeinginan agar masyarakat Papua memakai pakaian seperti warga lain di Indonesia dan ia mulai dengan memberikan kursus menjahit.

Sepupu Eva, Winda (32), mengatakan, aktivitas terakhir Eva memberikan pendidikan kepada anak-anak jalanan di Jalan A. Yani kota Bekasi.

"Dalam pertemuan terakhir itu Eva jadi lebih pendiam. Sebelumnya Eva dikenal lebih terbuka dan suka bercanda," ujarnya.

Eva yang merupakan putri pasangan Husnan (56), purnawirawan TNI-AL berpangkat Sersan mayor dan Ningsih (53) ibu rumah tangga memiliki tiga saudara yaitu Kelik (32), Yayuk (31), Trika Verawati (29).(*)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar