Jumat, 12 Juni 2009

Helikopter TNI AU Jatuh di Bogor, DPR: Peristiwa Ini Memalukan

DPR menyampaikan rasa belasungkawa mendalam atas jatuhnya kembali helikopter milik TNI.
Jum'at, 12 Juni 2009, 16:01 WIB
Ita Lismawati F. Malau
(tniad.mil.id)

VIVAnews - Anggota Komisi Pertahanan dan Luar Negeri Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Andreas Pariera menyampaikan rasa belasungkawa mendalam atas jatuhnya kembali helikopter milik TNI, siang tadi.

"Ini merupakan peristiwa yang sangat memilukan sekaligus memalukan," kata politisi dari Fraksi PDI Perjuangan itu, Jumat 12 Juni 2009. "Kecelakaan pesawat ini menjadi keseharian kita. Sangat memalukan," tambahnya.

Menurutnya, kecelakaan yang beruntun dalam beberapa bulan terakhir mengindikasikan sesuatu yang salah. "Harus ada yang bertanggung jawab secara struktural," tegasnya. "Ini sudah tidak bisa menggunakan alasan teknis."

Menurut Andreas, kerusakan alat sistim utama senjata (alutsista) harus dihentikan pada kecelakaan yang terakhir saja di Bogor. "Jangan sampai ada lagi," katanya.

Dua korban tewas dalam kecelakaan heli jenis Puma jenis H3306 di sekitar Lapangan Udara Atang Senjata, Bogor, Jumat, 12 Juni 2009 tepat pukul 14.20 WIB. Lima penumpang lainnya segera dilarikan ke rumah sakit.

• VIVAnews


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar