Jumat, 12 Juni 2009

Heli TNI AU Jatuh di Bogor, Mayor Sobiq, Pilot dan Instruktur yang Handal

Jumat, 12/06/2009 17:13 WIB

Arifin Asydhad - detikNews

Sobiq Fanani (foto: Facebook)

Jakarta - Pesawat heli Puma TNI jatuh di Lanud Atang Senjaya, Semplak, Kabupaten Bogor. Heli ini dipiloti oleh Mayor (Pnb) Sobiq Fanani. Dia yang alumnus AAU 1996 itu memiliki jam terbang tinggi, dikenal sebagai pilot dan instruktur yang handal.

Sobiq Fanani menyelesaikan studi penerbangnya di AAU Yogyakarta pada 1996. Dia kemudian menjadi pilot untuk TNI AU. Karena track recordnya bagus, Sobiq kemudian juga dipercaya menjadi instruktur para pilot.

"Dia teman saya satu angkatan. Saya kemudian di Penerbad, dia tetap ditugaskan di TNI AU. Dia sekarang jadi instruktur para pilot," kata salah seorang anggota TNI teman Sobiq Fanani yang tidak mau disebutkan namanya, kepada detikcom, Jumat (12/6/2009).

Dia menduga jatuhnya heli Puma itu akibat tidak beresnya mesin pesawat seusai diperbaiki. "Kalau human error, sepertinya tidak, karena pilot sudah jadi instruktur. Cuaca saat itu juga bagus," ungkap dia.

Sobiq Fanani mengalami luka dalam kecelakaan ini. Kopilot Lettu Wisnu juga mengalami luka. Demikian juga tiga anggota lainnya. Saat ini, kelima orang ini dirawat secara intensif di RS Atang Sendjaja, Semplak, Kabupaten Bogor. Sedangkan Serka Dodi dan Serka Catur Heli tewas dalam kecelakaan itu.

Heli Puma H3306 mengalami naas dalam penerbangan pasca perawatan rutin. Heli jatuh dan mengalami kerusakan yang sangat berat dan tidak bisa dipakai lagi. (asy/nrl)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar